Translate

Minggu, 20 September 2020

PERSEBAYA VS PSG(putra Sinar Giri)=5-0


Persebaya Surabaya kembali memetik kemenangan saat melakoni laga uji coba. Kali ini, mereka menang 5-0 atas tim Liga 2, Putra Sinar Giri (PSG), di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu sore (20/9/2020). 

Lima gol Persebaya masing-masing disumbang oleh pemain yang berbeda. Mereka adalah Mahmoud Eid (21’-penalti), Arif Satria (52’), Makan Konate (54’), Patrich Wanggai (65’), dan Akbar Firmansyah. 

Meski berhasil menang, tim berjulukan Bajul Ijo sempat kesulitan mengembangkan permainan selama babak pertama, terutama 20 menit pertama. Pelatih Persebaya, Aji Santoso, menilai itu adalah kondisi yang wajar. 

“Normal saja, dalam sepak bola itu normal. Lawannya juga tim bagus, pemain-pemain muda punya tenaga kuat cara bermain bagus. Anak-anak (para pemain Persebaya) mencari bentuk permainan,” ungkap Aji setelah pertandingan.

“Tapi setelah 10-15 menit, permainan berjalan dengan baik. Apalagi babak kedua juga anak-anak cukup mendominasi dengan kombinasi satu dua sentuhan di tempat lawan. Hampir semuanya bermain,” imbuhnya. 

Babak kedua permainan Persebaya memang lebih berkembang dengan membukukan hingga empat gol. Menariknya, dari total lima gol yang tercipta, hanya dua yang lahir melalui open play

Tiga gol pertama tercipta dari bola mati. Dimulai dari gol pertama yang merupakan eksekusi penalti Mahmoud Eid. Lalu, gol kedua adalah skema sepakan bebas Makan Konate yang sukses diselesaikan menjadi gol oleh stoper Arif Satria. Sedangkan gol ketiga merupakan tendangan bebas langsung dari Makan Konate.

PERSEBAYA VS PON JATIM=5-3


Menang Lagi, Tapi Masih Banyak Evaluasi

Hari ini Persebaya kembali menggelar pertandingan uji coba melawan Tim Sepak Bola PON Jatim. Mendapat lawan yang lebih kuat dari laga sebelumnya, Bajol Ijo tetap bisa menang dengan skor 5-3. Meski begitu, Aji Santoso mengaku masih perlu membenahi banyak hal.

Pelatih Persebaya tersebut menemukan beberapa kelemahan timnya dalam uji coba yang digelar sore tadi. Salah satunya adalah masalah konsentrasi di menit-menit akhir.

"Terutama di pertandingan babak pertama tadi, anak-anak cukup bagus. Babak kedua juga tadi sebenarnya kami menguasai jalannya pertandingan, cuma di menit-menit akhir anak-anak agak sedikit turun," beber Aji.

Patrich Wanggai tampil membawa Persebaya unggul 1-0 di awal babak pertama. Sebelum akhirnya disamakan oleh Muhammad Faisol. Namun brace Mahmoud Eid mampu membawa Green Force menutup babak pertama dengan skor 3-1.

Pada babak kedua, Persebaya kembali menambah pundi-pundi gol. Irfan Jaya dan Oktafianus Fernando mengubah skor menjadi 5-1. Sayangnya pada 10 menit akhir barisan pertahanan Persebaya lengah dan membuat Muhammad Faisol mencetak dua gol tambahan.

Kebobolan tiga gol di laga uji coba dijadikan Aji sebagai dasar evaluasi timnya. Selain itu mantan pelatih timnas Indonesia tersebut juga belum puas dengan barisan depan Persebaya.

"Tentunya akan ada evaluasi, semuanya akan saya evaluasi. Baik pertahanan, gelandang maupun penyerangan," jelas Aji.

"Jadi masih ada waktu untuk kami bisa evaluasi, terutama di menit-menit akhir, konsentrasi dan fokus pemain tidak boleh turun," sambungnya.

Sementara itu, seluruh pemain Persebaya mendapat kesempatan bermain pada laga uji coba tadi. Rencananya Aji masih akan melakukan beberapa uji coba untuk menemukan komposisi paling pas.

"Dalam uji coba hari ini saya mencoba semua pemain kecuali Dicky sama Akbar, belum saya mainkan. Nanti kami akan melekukan beberapa uji coba lagi, dan ini tadi saya masih coba komposisi-komposisi pemain yang paling tepat itu siapa," tutup sosok yang pernah membawa Persebaya juara musim 1997/1998.


PERSEBAYA VS BINTANG TIMUR=11-0

Persebaya Surabaya menggelar internal game melawan tim lokal Bintang Timur di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada Sabtu (12/09/20) pagi. Pertandingan tersebut sebagai persiapan tim jelang lanjutan Liga 1 2020.

Pertandingan internal game ini menurut Aji Santoso sangat penting. Setelah berlatih selama dua pekan ini, dia ingin melihat kondisi dan kemampuan para pemainnya dalam skema bertanding. 

"Memang pemain setelah libur cukup lama belum pernah melakukan pertandingan yang benar-benar artinya uji coba dengan tim lain," kata Aji Santoso pada Sabtu (12/09/20).

Internal game yang digelar pagi tadi pun ada maksud dan tujuan yang ingin dilihat oleh Aji Santoso. Salah satunya, mantan pelatih Persela Lamongan tersebut ingin mengembalikan sentuhan bola para pemainnya.

"Tujuan kami ingin mengembalikan sentuhan-sentuhan pemain di dalam pertandingan," sambung bapak lima orang anak itu.

Pada pertandingan tersebut, Persebaya menang mudah melawan Bintang Timur dengan skor 11-0. Meskipun menang besar, Aji Santoso tidak melihat jumlah gol yang berhasil dicetak oleh anak didiknya. Aji lebih mengedepankan bagiamana kerjasama tim dan proses terjadinya gol tersebut. 

"Saya yang jelas kalau uji coba yang utama bukan hasil. Tapi bagaimana kerjasama pemain dan kualitas fisik pemain," tutupnya.

Sekedar informasi internal game Persebaya ini merupakan pertama kali mereka gelar pasca latihan tatap muka selama dua minggu. Selama latihan yang sudah berlangsung itu, Aji Santoso cukup puas melihat kondisi pemainnya.

Mereka tampak tidak banyak mengalami penurunan meskipun hanya berlatih di rumah dan secara online saja. Bahkan pemain asing Bajul Ijo langsung mengikuti latihan secara penuh sehari setelah mereka tiba di Surabaya.

Sejumlah pemain Persebaya mengatakan tetap latihan disiplin meskipun tidak berlangsung secara tatap muka. Dua pemain asing Bajul Ijo Aryn Williams dan Mahmoud Eid pun sama, selama di Australia dan Swedia, mereka tetap disiplin menjalankan rutinitas latihan seperti biasanya.

PERSELA VS PERSEBAYA=1-3

https://youtu.be/_rlFNb1ptiU